HEBOH!!SURGA DI TENGAH PULAU TIMAH...
Hutan Pelawan, Surga di Tengah Pulau Timah
Setelah lelah dengan pertambangan timah berpuluh tahun yang mengoyak pulau ini, Desa Namang dengan sekuat tenaga mempertahankan Hutan Pelawan dari berbagai godaan.
Di sini justru mereka bisa menghasilkan beras sendiri dengan menanam padi darat atau beras merah yang memang tahan dengan tanah kering dan dilakukan dengan sistem tadah hujan. Area lain ditanami beragam tanaman namun didominasi oleh lada yang menjadi primadona Pulau Bangka. Bayangkan, dari 700 Kepala Kelarga yang ada di Desa Namang, sekitar 400-450 KK memiliki tanaman lada putih.
Madu Pelawan yang rasanya pahit menjadi ciri khas Pulau Bangka bahkan telah terkenal hingga mancanegara. Madu dan Jamur Pelawan merupakan komoditas langka yang khas serta bernilai ekonomi tinggi.
Selain hasil-hasil bumi yang bisa diperoleh, Hutan Pelawan juga menjadi kawasan wisata pendidikan yang banyak menarik turis untuk datang mengunjunginya. Hingga kini turis domestik masih tetap mendominasi kunjungan ke Hutan Wisata Pelawan.
Namun sudah sekitar 48 perwakilan negara-negara dari seluruh dunia berkunjung dan mengapresiasi kehadiran Hutan Pelawan ini. Hutan Pelawan dan sang kepala desa yang menjadi jenderal untuk melindungi kelestarian alam ini pun mendapat penghargaan Wana Lestari dari Pemerintah.
Semua ini bisa diperoleh hanya dengan satu syarat, menjaga kelestarian alam. Konsistensi warga Desa Namang menolak daerahnya dijadikan pertambangan timah mengajarkan bahwa hidup berdampingan dengan alam dan menjaga kelestariannya bukan semata untuk alam itu sendiri, tapi untuk kita dan anak cucu kita kelak.
Seperti apa yang dikatakan Gandhi bahwa bumi ini cukup untuk menghidupi manusia, tapi tidak untuk keserakahan manusia.
yang ingin memiliki penghasilan dari internet 100-300 rb setiap hari income dengan modal kecil..kunjungi website KEHININ.TK ....Ingat kesuksesan hanya menyertai orang-orang yang berfikir positif..kunjungi yaaaaa??????
Komentar
Posting Komentar